Pages

6 Tahapan Perencanaan Sebuah Jaringan

Ada banyak cara dan perencanaan pembangunan sebuah jaringan komputer. Tergantung bagaimana jaringan komputer itu dibangun disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan kerja. Dalam operasi jaringan lokal, sebenarnya tidak membutuhkan perancangan yang komplek, karena pada dasarnya setiap kelompok jaringan memiliki sepesifikasi sendiri. Meskipun demikian, masih dibutuhkan satu router yang berfungsi untuk menghubungkan antar-workgroup.

Router tersebut bisa berupa software maupun router hardware. Router software ada free atau open sources ada juga yang berbayar. Untuk yang berbayar dan yang beredar di pasaran antara lain Winroute (untuk contoh implementasi konfigurasi Winroute dapat dilihat disini).

DNS MX Record Untuk Mengatasi Kegagalan Pengiriman Email

Yang paling menjengkelkan adalah ketika user harus mengirim e-mail berulang-ulang hanya karena internet down, atau server resipien di-reboot. Hal ini dapat menyebabkan hilang atau terlupakannya pesan tersebut.
DNS dapat membantu mengatasi masalah tersebut dengan memungkinkan kita menentukan banyak SMTP untuk suatu domain.

Berikut ini dapat dilihat bahwa DNS untuk example.com menyatakan bahwa lima server SMTP mengetahui domain ini (example.com) dan dapat menerima email untuk user-nya.
Contoh ini mengilustrasikan dua fitur penting tentang bagaimana menggunakan MX record.

Pembagian Nomor IP

Untuk dapat saling berkomunikasi, jaringan TCP/IP memerlukan identitas diri berupa nomor yang disebut nomor IP (IP Address).

IP Address versi 4 (Ipc4) terdiri atas 32 bit. Dari 32 bit ini dibagi jadi 2 bagian. Bagian pertama disebut sebagai Network ID. Sedangkan bagian kedua disebut dengan Host-ID.

IP Address versi 6 (Ipv6) merupakan perkembangan Ipc4 dengan menggunakan 128bit sebagai address. Namun Ipv6 tidak kita bahas disini.

Ipc4 32 bit nomor IP terbagi atas 4 bagian, masing-masing terdiri dari 8 bit sehingga membentuk 4 angka desimal dari 0 hingga 255.

Berbagi Pakai Aplikasi pada Jaringan

Selain berbagi dan transfer file pada jaringan Anda dapat juga menggunakannya untuk menyediakan software bagi orang lain di jaringan. Meskipun tidak semua software dapat berbagi pakai melalui jaringan.
Berbagi paket dapat bekerja dengan baik bila Anda menginstall ke file server dan membiarkan orang mengakses dari workstation milik mereka.

Pengelolaan FIle: Berbagi dan Transfer File Pada LAN

Salah satu tujuan utama LAN adalah untuk menyediakan tempat peyimpanan umum sehingga sejumlah orang dapat mengakses file yang sama. Berbagi file dapat membantu memastikan bahwa hanya ada satu versi file dalam menyedia penyimpanan, dan setiap orang yang bekerja dapat dipastikan bekerja dengan informasi versi mutakhir. Bila tak ingin berbagi file namun kita masih ingin file tersebut dikerjakan orang lain kita masih dapat mentransfer ke orang lain cukup dengan memindahkan file tersebut dari folder Anda ke folder orang tersebut atau dengan mengirimkan pesan email.

Fungsi-fungsi LAN

LAN singkatan dari Local Area Network dapat menawarkan berbagai kelebihan kepada kantor Anda. Berikut ini adalah beberapa kelebihan utama LAN yang perlu diketahui. Dengan LAN kita dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

Pengelolaan File
  • Berbagi FIle
  • Transfer File

Menemukan Server Mail Destinasi - MX Record

Ketika Anda hendak mengirim E-mail misalnya ke someone@example.com, Biasanya Anda menyusun pesan dalam client mail Anda, kemudian mengirimkannya ke server SMTP Anda atau ISP. Lalu pertanyaannya apa yang dilakukan server berikutnya? Jawaban yang paling logis adalah "membangun koneksi TCP dengan server SMTP tujuan, misalnya example.com untuk mengirim pesan tersebut." Pertanyaan berikutnya adalah "bagaimana server tersebut mengetahui alamat IP server SMTP tujuan tersebut, atau apakah server tujuan tersebut ada? Disinilah DNS MX Record (mail exchange record) digunakan.