Cara Mount Remote Directory dengan SSHFS di Linux

Cara Mount Remote Directory dengan SSHFS di Linux
Jika bosan menggunakan remote ke server dengan menggunakan SSH. Atau ingin menyalin  file-dile dengan mudah tanpa menggunakan scp, atau mungkin ingin lebih banyak membaca file menggunakan GUI tidak melalui shell, kita dapat melakukan mounting directory server ke dalam local directory dengan langkah-langkah sebagai berikut:

INSTALASI


Jalankan perintah berikut pada openSUSE/SLES.

zypper install sshfs

Pada Ubuntu/Debian, cukup mengganti perintah zypper dengan apt-get sedangkan pada CentOS/Fedora/Red Hat cukup mengganti perintah zypper dengan yum. Contoh :

apt-get install sshfs

atau
yum install sshfs

PENGGUNAAN


Untuk menggunakan sshfs, cukup melakukan perintah mounting dengan format sebagai berikut :
sshfs user@server:/folder-server /folder-lokal

Jika menggunakan port lain selain port default SSH (port 22), tambahkan parameter -p
sshfs user@server:/folder-server /folder-lokal   -p 10212
Misalnya saya ingin melakukan mounting folder /srv pada server 192.168.1.254 dengan user name root ke folder lokal /home/vavai/data maka perintahnya adalah :
sshfs root@192.168.1.254:/srv     /home/vavai/data

Ketika perintah diatas dijalankan, sshfs akan melakukan koneksi ssh dan meminta masukan password. Agar bisa diakses oleh user normal (bukan root), perintah sshfs diatas harus dijalankan dengan user tersebut. Jika dijalankan oleh user root, hasil mounting hanya bisa diakses oleh user root juga.

UNMOUNT


Setelah selesai digunakan, kita bisa melepas mount dengan perintah :
unmount /home/vavai/data

SSHFS ini sangat bermanfaat karena proses komunikasi data dilakukan melalui jalur secure shell, mudah dikonfigurasi dan setelah dimount, kita bisa bekerja terhadap data didalamnya sebagaimana jika data tersebut ada pada harddisk lokal.

Shares

0 komentar:

Posting Komentar


Top